loading...

2.20.2019

Puisi : Bukti Janji



Ihsan Subhan
BUKTI JANJI 

Sudah Kubuktikan dengan detak jantungku ini
yang berdegup tak menentu
di saat rindu memukulku
diakah cinta
yang membuat gusar seisi dunia
diakah kasih
yang membuatku gemetar saat ingin berucap
yang membuatku gugup saat ingin mengecup
yang membuatku gundah, saat jauh merebah

sudah kubuktikan dengan nadi yang berdenyut
ada dirimu, yang turut hanyut
berselancar di aliran darah-darahku
ia bergemuruh dan berombak tinggi
masuk ke dadaku

sudah kubuktikan dengan nafas yang lepas ke udara
aku melesat tinggi, dan seperti bersamamu
membawa pohon cinta, yang akan kita tanam
di tepi rembulan
atau di atap putihnya awan awan

sudah kunuktikan dengan janjiku padamu
tidak ada yang bersedia masuk ke hatiku
selain dirimu, yang sampai kini masih betah
menetap di lubuk jantungku paling dalam
selebihnya, kamu tersenyum nyaman bersanding denganku
di kamar surga kita.

Cianjur, 2019


Luasnya Surga Wisata Kebun Raya Cibodas (KRC) Cianjur

Kabupaten Ciajur masih dianggap merupakan kota kecil, tetapi perlu dietahui, kota yang berhimpitan dengan kota Sukabumi, Bandung, Bogor, dan Garut ini, adalah kabupaten yang memiliki luas 3.840 km² dengan jumlah penduduk berdasarkan data BPS Kabupaten Cianjur di tahun 2014 mencapai 2,335 juta jiwa.

Wilayah tersebut memiliki 32 Kecamatan, daerah pemilihan dalam keikutsertaan Pemilihan Umum atau pesta demokrasi di Cianjur, di bagi menjadi lima Dapil; yaitu Dapil satu (Cianjur, Warungkondang, Cilaku, Gekbrong), Dapil dua (Cugenang, Sukaresmi, Pacet, Cipanas, Cikalongkulon), Dapil tiga (Karangtengah, Sukaluyu, Mande, Ciranjang, Bojongpicung, Haurwangi), Dapil empat (Cibeber, Campaka, Campaka Mulya, Sukanagara, Pasirkuda, Pagelaran, Takokak), Dapil lima (Tanggeung, Cikadu, Cibinong, Sindangbarang, Leles, Agrabinta, Kadupandak, Cidaun, Cijati, Naringgul).

Dari tiga puluh dua Kecamatan yang ada di Cianjur, tempat wisata yang terpopuler sejak dulu berada di kecamatan Cipanas, tepatnya di Desa Cimacan, kampung Rarahan. Objek wisata tersebut dinamai "Kebun Raya Cibodas".

Banyak turis domestik dan mancanegara berdatangan ke Cibodas, hanya untuk berlibur dan melepas lelah di sana, Tak dipungkiri, berdasarkan data dai Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Kebun Raya Cibodas ini, setiap minggunya memiliki total pengunjung wisata di Cianjur terbanyak. yaitu mencapai 1200 orang/minggu. 

Pertanyannya, kenapa bisa betah dan menyedot sampai ribuan pengunjung untuk pergi ke sana? Mari kita simak, keindahan-keindahan yang ada di Kebun Raya Cibodas, beserta dengan foto-foto menarik lainnya.

1. Objek Wisata tertua di Cianjur
2. Murah meriah, harga tiket hanya Rp. 16.500,-/orang
3. Taman dan tempat parkir yang luas
4. Memiliki air tejun yang indah
5. Akses jalan yang mudah dijangkau
6. Fasilitas publik yang memadai
7. Taman berumput yang sangat luas
8. Terdapat danau mini
9. Banyak pohon cemara yang teduh
10. Dapat digunakan sebagai sarana kegiatan keluarga, organisasi, dan perusahaan.
11. Dekat dengan villa-villa mewah
12. Banyak varian pohon langka dan tua
13. Rumah kaca yang di dalamnya banyak bunga-bunga dan tanaman langka

Kebun raya ini berada di kaki Gunung Gede pangrango dengan ketinggian kurang lebih 1.275 mdpl. Dengan suhu kurang lebih 17 – 27 derajat celcius. Menurut catatan sejarah, kawasan ini didirikan oleh Johanes Elias Teijsman seorang botani yang berasal dari Belanda.

Danau Mini Kebun Raya Cibodas - via beringitour.com

Di taman Cibodas, terdapat pohon tertua dengan usia hampir 150 tahun, atau sudah berada di kebun ini sejak tahun 1866. Tidak hanya pohon tua, tanaman dari Indonesia, Jepang, China pun banyak ditanam di Taman Rhododendron KRC.

Pohon Sakura Kebun Raya Cibodas - via kopisenja
Ada juga bunga bangkai raksasa yang dilindungi. Bunga bangkai di sana, berbunga empat tahun sekali. Terakhir berbunga pada tahun 2000. Tapi, harus diingat bunga ini mempunyai bau yang sangat menyengat. Pada tahun 2018 ini, tumbuh dengan tinggi lebih dari 3 meter.
Bunga Bangkai/Bunga Raksasa - via instagram
Ada pula 34 tumbuhan paku yang bisa kita lihat secara langsung dan banyak. Orang-orang sering dimanfaatkan sebagai obat-obatan, bahan makanan, dan juga bahan media tanam. 
Tumbuhan ragam kaktus, Rumah Kaca, Kebun Raya Cibodas - republika.com
Selain tanaman, kolam besar yang didirikan pada tahun 1901 pun menjadi view yang menarik saat kita berkunjung ke sana, lengkap dengan berbagai macam tumbuhan air, yang menambah alaminya KRC. Seolah kita tengah berada di surganya alam paling menyejukan nan indah.
Ait Terjun Kebun Raya Cibodas - via konsitaksi
Dan masih banyak lagi keindahan di Kebun Raya Cibodas ini. Silahkan kunjungi dan nikmati sensasi alam indah di surga kabupaten Cianjur ini. (Ihsan Subhan)


2.16.2019

LIma Puisi Sapardi Djoko Damono Paling Populer dan Romantis

Berikut lima puisi yang ditulis Sapardi Djoko Damono (SDD) paling populer, dan sering digunakan puisinya oleh masyarakat dalam sebuah kartu undangan pernikahan, atau dibacakan dalam acara resepsi pertunangan dan pernikahan.


Aku Ingin Mencintamu dengan Sederhana

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu 
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan 
kepada hujan yang menjadikannya tiada


Hatiku Selembar Daun

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput
Nanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di sini
Ada yang masih ingin ku pandang
Yang selama ini senantiasa luput
Sesaat adalah abadi
Sebelum kau sapu taman setiap pagi


Kuhentikan Hujan

Kuhentikan hujan
Kini matahari merindukanku, 
mengangkat kabut pagi perlahan
Ada yang berdenyut dalam diriku

Menembus tanah basah
Dendam yang dihamilkan hujan
Dan cahaya matahari
Tak bisa kutolak matahari memaksaku 
menciptakan bunga-bunga


Hujan  Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan 
diserap akar pohon bunga itu


Yang Fana Adalah Waktu

Yang fana adalah waktu
Kita abadi
Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu.
Kita abadi.


Demikian Lima Puisi dari Penyair Indonesia Sapardi Djoko Damono. Mudah-mudahan, dengan puisi kita dapat melunakan hati yang sempat membatu, Salam puisi bertubi-tubi!

2.15.2019

Lomba Musikalisasi Puisi Indonesia Tahun 2019

Komunitas Cermin Tasikmalaya, Sanggar sastra Tasik, Sanggar seni kinanti, serta didukung oleh Yayasan Bangkit Anak Nusantara akan menyelenggarakan lomba musikalisasi puisi se Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kota Tasikmalaya dari tanggal 8 – 10 Maret 2019. Total hadiah yang diperebutkan senilai 11 juta rupiah.

Untuk pendaftaran dibuka dari tanggal 15 Januari – 5 Maret 2019, Technical Meeting 6 Maret yang bertempat di Gd. Pendopo Tasikmalaya.

“Puisi memiliki nasibnya sendiri”, saya dengar diucapkan penyair pelukis Frans Nadjira dan pengalaman saya menunjukkan ini memiliki kebenaran, namun konteksnya bukan puisi-musik. Dalam puisi-musik saya ubah menjadi, puisi “meminta” musiknya sendiri, sehingga konsekuensi logisnya, semakin beragam puisi, semakin beragam pula “bentuk” musik yang dapat bersinergi dengan puisi. Tan Lioe Ie (Praktisi Musikalisasi Puisi)

SYARAT DAN KETENTUAN LOMBA

  1. Yang dimaksud musikalisasi dalam lomba ini adalah puisi yang dinyanyikan dengan di iringi musik.
  2. Peserta merupakan pelajar, mahasiswa, dan umum .
  3. Satu Grup minimal 3 orang.
  4. Panitia hanya menyediakan sarana di atas panggung ; 6 buah mic (diluar drum),3 kabel/jek gitar,1 gitar elektrik,1 gitar akustik,1 bass elektrik & Drum.
  5. Peserta dibatasi hanya 60 Grup/Kelompok musikalisasi puisi.
  6. Peserta menampilkan satu musikalisasi puisi wajib dan satu puisi Bebas .
  7. Peserta dibolehkan hanya memilih satu puisi wajib saja (1 Puisi).
  8. Teks pada “Puisi Wajib” harus diikut sertakan secara utuh di dalam Nyanyian.
  9. Puisi Wajib bisa di unduh disini
  10. Durasi musikalisasi puisi / kelompok 17 menit termasuk Persiapan & Cek Sound
  11. Peserta membawa alat musik dan properti masing-masing.
  12. Lomba Musikalisasi Puisi hanya satu putaran.(1 babak).
  13. Karya musikalisasi puisi dibuat tahun 2019 dan belum pernah dipubikasikan.
  14. Delegasi kelompok wajib mengikuti pertemuan teknis yang akan dilaksanakan hari Rabu,6 Maret 2019,pukul 14.00 ,bertempat di Pendopo lama Kab.Tasikmalaya.
PENDAFTARAN
  1. Pendaftaran peserta dilaksanakan mulai tanggal 15 Januari s/d 5 Maret 2019
  2. Membayar biaya pendaftaran: Rp.250.000 / Kelompok.
  3. Pembayaran dapat dilakukan via transfer ke no rekening ; 4443-01-009842-53-0 Unit BRI Bantar Tasikmalaya a/n M.Rizky Arbianto.
Tempat Pendaftaran :

Offline :
  • Ibu Nina,jalan dinding ari raya no.139 bumi resik panglayungan Kota Tasikmalaya.
  • Komunitas Cermin Tasikmalaya Jalan Pemuda No.2A (Bisa Lewat Gang Toko Apolo) Kota Tasikmalaya. 46113
Online : Pendaftaran bisa dilakukan via online melalui email : sahaya.santayana@gmail.com
  • Formulir pendaftaran dapat di unduh disini
  • Peserta mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkannya kembali pada Panitia

PENILAIAN
  1. Penilaian dan penentuan pemenang dilakukan oleh 3 orang dewan juri dari unsur praktisi dan akademisi
  2. Penilaian mulai dilakukan pada penampilan Puisi Wajib.
  3. Puisi Bebas tidak termasuk dalam kategori enilaian
  4. Kriteria penilaian mencakupi penafsiran puisi,komposisi,keselarasan,nyanyian puisi dan penampilan.
  5. Keputusan dewan juru tidak dapat diganggu gugat
PELAKSANAAN DAN TEKNIS LOMBA
  1. Lomba Musikalisasi Puisi SeJawa Barat Terbuka 2019 diselenggarakan 3 hari;
  2. Tanggal : 8-10 Maret 2019.
  3. Hari : Jumat – Minggu
  4. Tempat : Pendopo (lama) Kab.Tasikmalaya
  5. Para peserta yang sudah di undi (pada saat Technical meeting pengambilan no urut dan hari tampil)di harapkan hadir sesuai hari tampil di Pendopo lama Kab.Tasikmalaya pada pukul : 07.30
  6. Peserta akan di panggil sesuai no urut tampil
Peserta akan dipanggil 3x,jika tidak hadir tanpa keterangan,maka gugur dan jika tidak hadir namun dengan keterangan yang di anggap logis oleh panitia,maka no tampil akan dimundurkan setelah penampil terakhir .









Misteri Dibalik Lirik Lagu Karna Su Sayang

Ini dia lirik lagu yang panjang, dan memiliki cerita misteri dibalik liriknya. Lagu ini sempat menjadi tranding di youtube dengan view hampir 70 Juta tayang. Diketahui bahwa Dian Sorowea merupakan penyanyi lagu Karna Su Sayang, ia tak sendiri, Dian Sorowea berduet dengan rapper bernama Near.
Lagu 'Karna Su Sayang' pertama kali dipublikasikan melalui kanal Youtube Fenomenear pada tanggal 24 Juli 2018.

Sumber Foto : Net. 
Di sini saya hanya akan menggarisbawahi bahasa-bahasa yang dipakai di dalam lirik tersebut. Sebab jika diuraikan bait-per-bait, akan sangat lama dan bosan untuk dibacanya. :)

Dari lirik tersebut tampak ada pilihan kata, dengan bahasa yang (mungkin) belum kita pahami maksud dan artinya. Seperti dalam judul saja misalnya, ada diksi "Su". Dalam bahasa Maumere kata 'su' artinya 'sudah', dan inilah arti dari kata-kata dalam bahasa Maumere yang sudah saya pilih,

1. Su = Sudah
2. Sa = Ku/Aku/Saya
3. Trakan = Tak akan/Tidak Akan
4. Ko = Kau/Kamu
5. Tra = Tak/Tidak
6. Sap = Ini
7. Jang = Jangan

Biasa sa cinta satu sa pinta
Jang terlalu mengekang rasa
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Jangan kau berulah sa trakan mendua
Cukup jaga hati biar tambah cinta
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Dan ini semua tentang hati
Jadi coba pikir kembali
Janji tra mungkin sa ingkari
Karna alasan tra kabari

Kasih ko begitu curiga
Berubah kini ko berbeda
Ikat sa kuat atas nama cinta
Sa tra suka paksa itu masalahnya

Biarkan cinta tumbuh sebisanya
Cinta dan resah itu pelengkapnya
Jang hanya datang dan tinggalkan lara
Sa tetap cinta walo tra bersuara

Biasa sa cinta coba ko pahami
Sa su bilang sayang jaga sap hati
Tra mendua sa berhenti mencari
Cukup ko dalam mimpi, kini dan nanti

Biasa sa cinta satu sa pinta
Jang terlalu mengekang rasa
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Jangan kau berulah sa trakan mendua
Cukup jaga hati biar tambah cinta
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Bilang pada sa kalo rindu
Pasti sa ada jangan ragu
Tetapi bukannya begitu
Ko malah marah sampe lupa waktu

Tra balas sa pu pesan
Jujur sa sayang ko membingungkan
Sa cuma butuh sedikit sandaran
Ko pikir semua itu cuma jalan

Sa dekati selingkuhan
Dan coba renungkan kembali
Sap rasa tumbuh dan tra mati
Ko masih jadi kekasih

Jadi jang takut sa ke lain hati
Biasa sa cinta satu sa pinta
Jaga hati biar sa makin cinta
Percaya rasa jang dengar cerita
Pegang sap janji sa tra coba berpindah

Biasa sa cinta satu sa pinta
Jang terlalu mengekang rasa
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Jangan kau berulah sa trakan mendua
Cukup jaga hati biar tambah cinta
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Biasa sa cinta satu sa pinta
Jang terlalu mengekang rasa
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

Jangan kau berulah sa trakan mendua
Cukup jaga hati biar tambah cinta
Karna kalau sa su bilang
Sa trakan berpindah karna su sayang

---
Penulis ulasan :  Ihsan Subhan

loading...

Translate

Labels

BISNIS (2) cianjur (10) MOVIE (1) politik (1) prosa (1) puisi (43) puisi religy (2) sajak (9) sastra (15) tips and trik (4)