melesat

lesat rindu terkubur serbuk api
menyukai sendiri dimabuk langit
sekat-sekat yang baku berselonjor
pada bahuku yang tipis

gairah beerkerut lalu memuncak sampai mimpi
bertabur dan pergi
berangkat dari seribu umpan angin
nusuk pelita-pelita
malam mungkin belum mandi
masih berkelebat melesat
sampai tujuh hari bertabrakan dengan
senja yang berangkat menuju bukit pilu

lesat-melesat ombak
perahuku tak karam
walau terjal laut mengoyak labuhan

cintaku berapi-api dan meranggas
melompat-lompat dan bergegas

kususun satu waktu
dalam duapuluhempat jam aku tahu

kau adalah titipan malam
bintang yang berkedip
dan terselip di ujung matamu yang lancip

aku melesat jauh dari yang kau lihat
di angkasa lalu berdansa
meliuk-liukan mata jemari dan kaki

lesat
melesat
kau tancap gas rindu padaku
o, kekasih yang diselimuti daun-daun
kau mawar dalam daun yang kukecup

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "melesat"

Posting Komentar

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel