PERHELAAN II

Sementara aku menjelajahi binar-binar malam itu

Membiarkan rasa rindu terkapar

bersama pedih angin yang mengelus

Mataku tengah bertamasya ke negeri dongeng
Seribu satu kesedihan

Aku lupa pada musim
Aku lukai beringin hati
Aku sepi pada wajan duniawi
Aku lengah pada badai

Andai

Sementara aku mencintaimu pada jam-jam sebelum kau pergi
Sebelum raga berguguran mengusik hari

Andai

Perhelaan, nafas-nafas biruku
Seputih lagu riwayat bayi

Igin aku bergurau dengan jalan-jalan berliku
Bersemayam seribu doa
Menyiapkan jalan lurus dan silau

Perhelaan, nafas-nafas merahku
Serupa api yang mengumbar, menjalar
Tubuh-tubuhku layu

Ihsan Subhan 2007

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "PERHELAAN II"

Posting Komentar

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel