Puisi Ihsan Subhan, Tentang Kenangan di Pantai Parangtritis


Pantai

Merintis Kenangan di Parangtritis

aku menemui ayat ayat sunyi
mencabuti minyak wangi 
di lanskap ombak semerbak
sepi yang panas dihentak
oh angin menerjang 
tanpa permisi merebut nafasnya
yang sesekali mencoba meraba
ke langit emas 
kami mencoba diam
sambil mengemas pasir pasir
dan payung berwarna
yang jadi pijakan saat memandang
oh bukit panjang
luka kubuihkan pada perpisahan
tangan kami melambai lama
lalu jadi titik dan garis pajang
kamera terakhir kubawa andong
dan bukitnya untuk merekam dalam
saksi perjumpaan dan perpisahan.

Yogyakarta, 27 Mei 2014

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi Ihsan Subhan, Tentang Kenangan di Pantai Parangtritis"

Posting Komentar

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel